Permainan Puzzle | Game Seru Semua Umur

puzzle

Biasanya, disaat sedang suntuk ataupun tengah bosan, kebanyakan orang akan memilih untuk melepaskan rasa bosan tersebut dengan bermain game. Nah, selain untuk mengisi waktu kosong dan juga menghilangkan rasa bosan, ternyata ada juga sebuah game atau permainan yang memberikan dampak positif untuk membuat kita tambah cerdas. Seperti salah satunya permainan puzzle yang akan dibahas pada artikel kali ini.

Permainan puzzle seperti yang kita tahu merupakan sebuah permainan menyusun potongan – potongan gambar yang nantinya akan menjadi sebuah gambar yang utuh. Dikatakan juga kalau permainan ini mampu menambah kecerdasan bagi orang yang memainkannya. Tentunya juga sangat bermanfaat terutama bagi perkembangan anak.

Puzzle adalah permainan yang dimainkan dengan tujuan menyusun gambar, gambar diacak terlebih dahulu. Sehingga orang yang memainkannya mencoba menyusunnya di dalam bingkai dengan menghubungkan potongan-potongan atau kepingan gambar kecil sehingga menjadi gambar utuh.

Kepingan gambar puzzle umumnya dibuat tidak simetris sehingga keping gambar itu unik dan membantu pemain dalam memudahkan menyusun. Dari bentuk dan potongan puzzle dapat disesuaikan sesuai dengan keinginan pemain mulai dari kepingan yang berukuran besar dan juga kecil. Pilihan potongan puzzle yang tidak terlalu rumit sangat cocok untuk metode awal mengenalkan permainan puzzle ini terutama pada anak.

Puzzle merupakan permainan yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan anak dalam merangkainya. Puzzle merupakan kepingan tipis yang terdiri dari 2-3 bahkan 4-6 potong yang terbuat dari kayu atau lempeng karton. Dengan terbiasa bermain puzzle, lambat laun mental anak juga akan terbiasa untuk bersikap tenang, tekun, dan sabar dalam menyelesaikan sesuatu. Kepuasan yang didapat saat anak menyelesaikan puzzle pun merupakan salah satu pembangkit motifasi anak untuk menemukan hal-hal yang baru

Sejarah Perkembangan Puzzle

Kata puzzle sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti teka-teki atau bongkar pasang. Sedangkan Puzzle dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai tebak-tebakan. Tebak-tebakan adalah sebuah masalah atau teka-teki yang diberikan sebagai hiburan yang biasanya ditulis, atau dilakukan. Banyak tebakan berakar dari masalah matematika.

Kali pertama puzzle yang dibuat adalah jigsaw puzzle. Pada tahun 1766 oleh John Spilsbury seorang ahli pembuat peta, jigsaw puzzle tercipta melalui idenya yaitu menggambar sebuah peta pada lembaran kayu dan dipotong-potong berdasarkan batas garis negaranya.

Puzzle ini dibuat untuk membantu dalam pelajaran geografi bagi anak-anak sekolah pada jaman itu. Dengan menyusun kepingan-kepingan puzzle peta tersebut, murid akan belajar tentang lokasi, posisi, dan hubungan geografi antar masing-masing negara.

John Spilsbury melihat ini sebagai peluang bisnis, kemudian ia memproduksi dan menjual puzzle peta tersebut. Sejarah puzzle jigsaw hingga kini mengikuti perkembangan zaman. Mesin untuk potong puzzle kini bukan hanya mesin jigsaw, ada mesin pon, mesin srollsaw, atau menggunakan sinar laser untuk memotong kepingan-kepingan yang dibuat puzzle. Pola yang dibuat kini bukan hanya peta, ada banyak sekali puzzle dengan pola dan gambar menarik yang banyak di jumpai di toko mainan edukatif.

Selain jigsaw puzzle, ada juga bentuk puzzle lain seperti tangram. Tangram adalah puzzle yang berasal dari Cina pada tahun 1815. Dalam literatur yang berjudul “The Eighth Book Of Tan” tertulis bahwa permainan ini sudah ada sejak 4000 tahun yang lalu oleh Dewa bernama Tan. Permainan yang berisi bentuk-bentuk sebanyak 700 buah dan beberapa diantaranya mustahil untuk dipecahkan.

Sejak saat itu hingga saat ini, mulai banyak bermunculan jenis puzzle terbaru. Dengan keanehan-keanehan cara dan desain yang mungkin mustahil jika dilihat, tapi ternyata permainan yang membutuhkan kemampuan otak tersebut dapat juga dipecahkan dan dimainkan. Seperti permainan teka teki silang, puzzle labirin, puzzle mekanik, logic puzzle, construction puzzle, combination Puzzle, rubik’s cube dan yang terbaru saat ini adalah puzzle hitung.

Jenis – Jenis Puzzle

Terdapat 5 jenis puzzle yang terkenal di dunia. Berikut telah dirangkum lima jenis puzzle yang ada :

Logic Puzzle

Logic Puzzle adalah puzzle yang menggunakan logika berpikir. Seperti permainan teka teki silang, grid puzzle, tic toc, dan sudoku.

Jigsaw Puzzle

Jigsaw Puzzle adalah puzzle yang berupa kepingan gambar. Puzzle inilah yang umumnya banyak dimainkan dan digemari oleh anak-anak. Jigsaw puzzle inilah yang umumnya diketahui oleh sebagian besar orang. Bahan pembuat puzzle ini umumnya dari kayu atau MDF. Contoh jigsaw puzzle adalah tangram, puzzle huruf angka, puzzle hewan/binatang, puzzle buah sayur, puzzle matematika.

Combination Puzzle

Combination puzzle adalah puzzle yang dapat diselesaikan melalui beberapa kombinasi yang berbeda. Puzzle ini biasanya terbuat dari plastik atau kayu. Contoh combination puzzle adalah rubik cube dan chungky puzzle

Mechanical Puzzle

Mechanical Puzzle adalah puzzle yang kepingnya saling berhubungan dan dapat membentuk suatu formasi. Contoh puzzle mechanical adalah mainan lego dan tetris kubus.

Construction Puzzle

Puzzle konstruksi merupakan kumpulan potongan-potongan yang terpisah, yang dapat digabungkan kembali menjadi beberapa model. Mainan construction puzzle yang paling umum adalah blok-blok kayu berwarna-warni. Mainan rakitan ini sesuai untuk anak yang suka bekerja dengan tangan, suka memecahkan puzzle, dan suka berimajinasi. Contoh puzzle ini adalah mainan city block dan mainan kayu rainbow block.

Manfaat Permainan Puzzle

Seperti yang sudah dikatakan di atas tadi, permainan puzzle merupakan salah satu permainan yang memiliki manfaat terutama bagi perkembangan anak. Berikut ini telah dirangkum manfaat dari permainan puzzle :

Memperkuat Ingatan Jangka Pendek

Bermain puzzle dapat meningkatkan proses berpikir kamu. Bermain puzzle bermanfaat untuk semua usia, mengingat bahwa anak muda memiliki pikiran dan ingatan yang sangat mudah ditempa sementara orang dewasa dan lanjut usia (lansia) lebih rentan terhadap daya ingat yang melemah.

Nah, bermain puzzle sangat berguna untuk ingatan jangka pendek kamu. Terutama karena main puzzle memerlukan ingatan bentuk dan warna, ditambah imajinasi gambaran yang lebih besar, dalam menentukan potongan apa yang cocok.

Menunda Terjadinya Demensia

Permainan puzzle mampu melatih saraf otak untuk bekerja dengan baik, meskipun sudah berusia dewasa atau lansia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas yang merangsang otak dapat menunda timbulnya demensia atau pikun pada lansia.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah laporan dari Bronx Anging Study, yang mencakup data dari 488 orang yang berusia antara 75 dan 85 tahun. Pada awal penelitian, para peserta belum menunjukkan tanda-tanda demensia. Peserta lantas melaporkan seberapa sering mereka melakukan aktivitas yang merangsang fungsi otak, salah satunya bermain puzzle. Semakin sering bermain puzzle, semakin lama juga timbulnhya penurunan ingatan dalam otak.

Melatih Kemampuan Memecahkan Masalah

Bermain puzzle untuk orang dewasa akan menantang kamu menemukan cara memecahkan puzzle tersebut dan seberapa cepat penyelesaiannya. Setiap strategi yang kamu gunakan untuk memecahkan puzzle akan melatih pikiran kamu untuk bekerja secara efisien dengan cara yang baru dan berbeda. Bermain puzzle juga dapat membantu otak kamu untuk berpikir lebih keras dalam memecahkan suatu masalah.

Meningkatkan Keterampilan Spasial Otak

Ketika kamu atau anak mencocokkan satu warna dengan warna yang lainnya, ini melatih kemampuan spasial yang menuntut aktivitas fisik dan mental. Kamu juga akan membentuk sebuah gambaran dan tata ruang di dalam pikiran ketika bermain puzzle. Saat itulah, kemampuan otak akan berkembang dan mampu membuat gambaran di dalam pikiran, sekaligus menghasilkan fungsi otak yang imajinatif dan kreatif.

Problem Solving

Dengan bermain puzzle akan membantu meningkatkan memecahkan masalah. Permainan ini akan membantu anak – anak untuk berpikir dari berbagai sudut pandang untuk menyelesaikan potongan-potongan puzzle hingga membentuk gambar. Bermain puzzle juga dapat membantu anak – anak untuk mencapai tujuan dan memiliki sesuatu yang dibanggakan sehingga membuatnya terdorong untuk tetap tekun menghubungkan potongan-potongan puzzle. Hal ini akan mendorong anak untuk belajar dan mencoba untuk memecahkan masalahnya dengan cara/sudut pandang yang bervariasi.

Mengembangkan Kordinasi Mata Dan Tangan

Puzzle memilii berbagai gambar, bentuk dan warna. Dengan ragam yang berbeda akan membantu anak dalam meningkatkan kordinasi mata dan tangan mereka. Anak – anak akan dilatih untuk meletakan potongan puzzle dengan membentuk beberapa bagian yang berbeda-beda. Sehingga membuat anak belajar dalam melibatkan gerakan dan juga kosentrasi saat mengenal pada saat waktu bersamaan.

Mengembangkan Keterampilan Motorik

Dengan bermain puzzle, anak – anak harus mengambil sesuatu yang membuat garis dan memindahkan barang tanpa harus membuat rusak. Ini akan menambah keterampilan motori. Bukan hanya dalam gerakan dasar melainkan puzzle juga akan membantu dalam mengontrol gerakan dan meletakan pada suatu di tempatnya. Dengan permainan yang dapat melatih keterampilan motorik akan membantu anak berlatih kemampuan, seperti menulis dan juga makan dengan baik.

Mengembangkan Keterampilan Kognitif

Taukah kamu, bahwa dengan bermain puzzle anak – anak dilatih mengenali ukuran, gambar dan bentuk yang berbeda sehingga akan membantu anak – anak dalam meletakan potongan puzzle di segala arah dengan harmonis dan bersamaan. Sehingga dengan latihan seperti itu akan membuat anak – anak berlatih keterampilan kognitif. Permainan ini akan membantu dalam dasar-dasar yang dilakukan termasuk dalam alfabet, objek dan hitungan yang menjadi dasar pembelajarannya.

Melatih Kesabaran

Dengan bermain puzzle anak akan dituntut untuk menggabungkan potongan puzzle sehingga harus sabar dalam menyusun gambar yang ada di kotak yang sudah disediakan. Anak akan berlatih sabar dalam menjalankan proses hingga menemukan ‘goal’ yang diinginkan.